Wednesday, July 3, 2019

League of Legends Memasuki Pasar Mobile


Pasar game Mobile di dunia telah menyerap sekitar 50% dari total pendapatan industri game secara global di tahun lalu yang mencapai angka USD $137 Miliar (dilansir dari Newzoo), hal ini lah yang membuat banyak sekali developer game PC berlomba-lomba untuk merilis game PCnya ke versi Mobile.

Hal ini juga ternyata mempengaruhi salah satu game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena)  dengan jumlah pemain paling banyak di dunia yaitu League of Legends yang dikabarkan akan segera memasuki pasar Mobile. Riot Games, selaku pengembang game ini, bekerja sama dengan Tencent untuk menghadirkan League of Legends di perangkat smartphone.

Kabar ini tentu saja menjadi kabar bahagia bagi para penggemar MOBA League of Legends apalagi yang berada di Indonesia, hal ini lah yang ditunggu oleh mereka, setelah versi PC dari League of Legends (Garena) harus ditutup beberapa waktu lalu.

Game League of Legends memang begitu populer di perangkat desktop. Namun, Riot sebelumnya tidak pernah mengisyaratkan bakal membawa game buatannya itu ke versi mobile.

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Reuters setelah mewawancarai beberapa pengembangnya. Perlu diketahui bahwa saat ini League of Legends di pegang oleh RIOT Games dan untuk versi mobilenya ini akan berkerja sama dengan Tencent Games asal Tiongkok. 


Sepertinya perseteruan lama antara kedua perusahaan tersebut sudah mereda, diketahui bahwa keduanya pernah bersitegang perihal pembuatan game LOL versi MOBA yang berujung penolakan.

Sebelumnya pada tahun 2015 yang lalu, pihak Tencent sudah mengusulkan untuk membuat game MOBA versi Mobile untuk League of Legends, Namun sang pengembang RIOT Games menolaknya.

Hal itulah yang juga membuat Tencent Games akhirnya membuat game MOBA sendiri. Tencent telah mengembangkan game yang mirip League of Legends di perangkat mobile, yaitu 'Honor for Kings' di China pada 2015.  Game ini meraup sukses dan menjadi game MOBA dengan pendapatan terbesar di dunia.

Kemudian, pada 2016 dan 2017, Riot dibuat geram ketika Tencent meluncurkan game 'Honor of Kings' di berbagai negara lain dengan nama baru 'Arena of Valor (AOV)'. Di AS, AOV gagal bersinar tapi berhasil menjaring banyak pemain di kawasan Asia, salah satunya Indonesia. Setelah melihat kesuksesan dari Arena of Valor akhirnya RIOT Games setuju untuk membuat League of Legends versi Mobile.

Kabarnya dulu alasan penolakan dari RIOT Games dikarenakan mereka tidak menyakini bahwa pengalaman bermain LOL tidak akan bisa direplikasikan ke platform mobile. Maka nantinya versi mobile game ini tidak akan didukung fitur crossplay yang berarti pemain lama LOL harus bermain dari nol lagi.


League of Legends versi Mobile nantinya akan mengadaptasi dari versi PCnya. Dimana akan ada rune, items, dan karakter yang hampir sama dengan League of Legends sekarang ini.

Tidak menutup kemungkinan juga bahwa nantinnya sebagian fitur akan disesuaikan kembali agar bisa nyaman dimainkan di smartphone, namun secara eksternal penampilannya bakal serupa, misalnya map Summoner's Rift yang sudah sangat identik dengan LOL.

Ternyata versi Mobile League of Legends sudah dikerjakan proyeknya dari satu tahun yang lalu. Meskipun begitu sepertinya game ini masih belum akan dirilis pada tahun ini.

Ada anggapan lain bahwa langkah yang diambil oleh Tencent Games ini adalah untuk menjangkau fans gamers mobile diranah Asia yang lebih condong pada akses mudah untuk game di platform Mobile.

Sebaliknya, mayoritas pemain LOL sekarang yang berada di region Eropa dan Amerika kurang suka main di smartphone mereka, sehingga demi meraup pasar keseluruhan, harus ada IP League of Legends yang sukses di pasar Asia.


Menarik untuk menunggu perilisan versi Mobile dari LOL, mari kita tunggu saja gamenya, semoga saja tidak kalah menyenangkannya dengan versi PC-nya.





Referensi:

No comments:

Post a Comment