Pasar game
Mobile di dunia telah menyerap sekitar 50% dari total pendapatan industri game
secara global di tahun lalu yang mencapai angka USD $137 Miliar (dilansir dari
Newzoo), hal ini lah yang membuat banyak sekali developer game PC
berlomba-lomba untuk merilis game PCnya ke versi Mobile.
Hal ini juga
ternyata mempengaruhi salah satu game MOBA (Multiplayer Online Battle
Arena) dengan jumlah pemain paling
banyak di dunia yaitu League of Legends yang dikabarkan akan segera memasuki
pasar Mobile. Riot Games, selaku pengembang game ini, bekerja sama dengan
Tencent untuk menghadirkan League of Legends di perangkat smartphone.
Kabar ini
tentu saja menjadi kabar bahagia bagi para penggemar MOBA League of Legends
apalagi yang berada di Indonesia, hal ini lah yang ditunggu oleh mereka,
setelah versi PC dari League of Legends (Garena) harus ditutup beberapa waktu
lalu.
Game League
of Legends memang begitu populer di perangkat desktop. Namun, Riot sebelumnya
tidak pernah mengisyaratkan bakal membawa game buatannya itu ke versi mobile.
Kabar ini
dikonfirmasi langsung oleh Reuters setelah mewawancarai beberapa pengembangnya.
Perlu diketahui bahwa saat ini League of Legends di pegang oleh RIOT Games dan
untuk versi mobilenya ini akan berkerja sama dengan Tencent Games asal
Tiongkok.
Sepertinya
perseteruan lama antara kedua perusahaan tersebut sudah mereda, diketahui bahwa
keduanya pernah bersitegang perihal pembuatan game LOL versi MOBA yang berujung
penolakan.
Sebelumnya
pada tahun 2015 yang lalu, pihak Tencent sudah mengusulkan untuk membuat game
MOBA versi Mobile untuk League of Legends, Namun sang pengembang RIOT Games
menolaknya.
Hal itulah
yang juga membuat Tencent Games akhirnya membuat game MOBA sendiri. Tencent
telah mengembangkan game yang mirip League of Legends di perangkat mobile,
yaitu 'Honor for Kings' di China pada 2015.
Game ini meraup sukses dan menjadi game MOBA dengan pendapatan terbesar
di dunia.
Kemudian,
pada 2016 dan 2017, Riot dibuat geram ketika Tencent meluncurkan game 'Honor of
Kings' di berbagai negara lain dengan nama baru 'Arena of Valor (AOV)'. Di AS,
AOV gagal bersinar tapi berhasil menjaring banyak pemain di kawasan Asia, salah
satunya Indonesia. Setelah melihat kesuksesan dari Arena of Valor akhirnya RIOT
Games setuju untuk membuat League of Legends versi Mobile.
Kabarnya
dulu alasan penolakan dari RIOT Games dikarenakan mereka tidak menyakini bahwa
pengalaman bermain LOL tidak akan bisa direplikasikan ke platform mobile. Maka
nantinya versi mobile game ini tidak akan didukung fitur crossplay yang berarti
pemain lama LOL harus bermain dari nol lagi.
League of
Legends versi Mobile nantinya akan mengadaptasi dari versi PCnya. Dimana akan
ada rune, items, dan karakter yang hampir sama dengan League of Legends
sekarang ini.
Tidak
menutup kemungkinan juga bahwa nantinnya sebagian fitur akan disesuaikan
kembali agar bisa nyaman dimainkan di smartphone, namun secara eksternal
penampilannya bakal serupa, misalnya map Summoner's Rift yang sudah sangat
identik dengan LOL.
Ternyata
versi Mobile League of Legends sudah dikerjakan proyeknya dari satu tahun yang
lalu. Meskipun begitu sepertinya game ini masih belum akan dirilis pada tahun
ini.
Ada anggapan
lain bahwa langkah yang diambil oleh Tencent Games ini adalah untuk menjangkau
fans gamers mobile diranah Asia yang lebih condong pada akses mudah untuk game
di platform Mobile.
Sebaliknya,
mayoritas pemain LOL sekarang yang berada di region Eropa dan Amerika kurang
suka main di smartphone mereka, sehingga demi meraup pasar keseluruhan, harus
ada IP League of Legends yang sukses di pasar Asia.
Menarik
untuk menunggu perilisan versi Mobile dari LOL, mari kita tunggu saja gamenya,
semoga saja tidak kalah menyenangkannya dengan versi PC-nya.
Referensi:




No comments:
Post a Comment