Saturday, October 8, 2016

Inovasi SI & Teknologi Informasi Modern

Nama : Dody Aldianto
NPM  : 12115006
Kelas  : 2KA04


Software selalau menguasai perangkat database, Komoditas Prosesor dikendalikan Hukum Moore dari awal tahun 1980-an.
Meskipun sistem database telah memiliki hubungan dengan hardware rakitan/buatan. Sejarah realita ekonomi memiliki keistimewa mengenai solusi software atas hukum moore. Namun beberapa trend sekarang telah berubah, seperti cepatnya waktu pada processor yang telah berkurang dalam beberapa dekade, transistor power yang telah mencapai batasnya, bahkan baru baru ini aplikasi Cloud-Based yang sedang booming, seperti Google, Facebook, Amazon, dan Microsoft yang mempunyai dorongan dan pengaruh ekonomis untuk komisi hardware rakitan jika itu lebih rendah dari biaya hardware atau secara keseluruahan menyajikan beberapa provider lain.

Dark Silicon adalah tren untuk meningkatkan fraksi dari transistor chip agar tidak digunakan pada saat tertentu. Efeknya muncul pada dua sumber, pertama, skala tenaga diabaikan selama beberapa saat. Beberapa seri komponen yang nampaknya tidak membahayakan bagi pekerjaan dapat menghilangkan kesempatan yang cukup besar. Masalah kedua, kurangnya skala tenaga pada transistor generasi selanjutnya. Sebuah perhitungan konservatif menempatkan kemungkinan 20% dari transistor. Dengan menggunakan pengurangan fraksi sebesar 30-50% tiap kali berganti generasi ( yang di maksud adalah generasi hardware).

Hardware buatan mempunyai reputasi penanganan yang buruk untuk control flow, sebagian besar dari usaha yang gagal untuk mengambil control flow dari tujuan umum pemrograman. Hardware benar-benar  unggul pada control flow, seperti yang dibuktikan oleh beberapa automaton dari berbagai negara, khususnya non-deterministic finite state automata (NFA), yang mempekerjakan paralelisme hardware untuk hasil yang sangat bagus.

The data-oriented architecture (DORA), memungkinkan untuk dapat saling berbagi bermacam sistem pemrosesan transaksi untuk menghasilkan sebagian besar manfaat yang tersedia dari partisi dataset.

Sebuah solusi untuk hardware yang dapat dilaksanakan dan menarik untuk beberapa alasan. Pertama, hampir semuanya masalah kontrol konkurensi dapat diselesaikan sebelum permintaan mencapai puncaknya. Operasi B+ tree biasanya dicatat secara logika, sehingga software dapat menangani subsistem logging selama unit hardware menjamin atomicity dari setiap permintaan yang diterimanya.

Sistem DORA menyisihkan yang paling mengunci ( dengan sisanya menjadi thread-local ) membiarkan catatan database sebagai layanan terpusat utama. Meskipun catatan pendapat dapat dikurangi untuk sistem single-socket dengan upaya yang cukup, sistem multi-socket tetap membuka tantangan untuk socket-to-socket komunikasi latencies.

Kesimpulan :
       Dengan adanya sistem data-oriented architecture (DORA), bisa menjadi solusi untuk hardware yang memiliki penangan buruk pada control flow. Dan memaksimalkan kinerja software sehingga dapat menangani subsistem logging selama unit hardware menjamin atomicity dari setiap permintaan yang diterimanya dengan menggunakan operasi B+ tree.

No comments:

Post a Comment